
Sebanyak 40 orang pejabat dari berbagai instansi pemerintahan (Pemprovsu) mengikuti inhouse training (peatihan) open office di Speedy Learning Center (SLC) Medan, Selasa pagi (26/8). Pelatihan itu berlangsung atas kerjasama Depkominfo, Pemprovsu dan Telkom. Pelatihan penerapan Open Source Software (OSS) ini berlangsung dua angkatan.
Gubernur Sumatera Utara Syamsul Arifin yang diwakili oleh Drs. Djaramen Purba MAP, Kabid Informasi Komunikasi dan Kemasyarakatan (IKK) membukan secara resmi pelatihan yang dikkuti oleh 40 SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah). Djaramen menjelaskan, bahwa in house training ini diharapkan akan dapat meningkatkan kompetensi pegawai negeri sipil (PNS) dalam memberikan pelayanan terbaik. Djaramen mengatakan, saat ini birokrasi sedang menghadapi persoalan yang serius, yakni masalah kepercayaan publik.
Djaramen meminta kepada semua peserta untuk mengikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh karena penggunaan OSS akan dilakukan secara besar-besaran, selain untuk mengatasi pembajakan software juga mengurangi cost (belanja) software yang cukup besar.
Sementara itu Direktur Jendral Aplikasi Telematika (Depkominfo) Cahyana Ahmadjayadi yang dwakili oleh Kasi Program Perangkat Lunak M.Neil Elhimam mengatakan, untuk mendorong kreativitas dan mengembangkan kapasitas nasional dibidang industri perangkat lunak, pemerintah telah melakukan Deklarasi Bersama tentang Indonesia Go Open Source ! (IGOS). IGOS merupakan inisiatif pemerintah dalam rangka memperkuat potensi telematika nasional dan pemanfaatam perkembangan teknologi informasi global yang cepat melalui pengembangam dan pemanfaatan Open Source Software (OSS).
Cahyana mengatakan, dengan memanfaatkan OSS kita berharap dapat menurunkan ketergantungan nasional terhadap perangkat lunak propriestary, menghemat pengeluaram negara dalam pengadaan perangkat lunak, mendorong perkembangan industri perangkat lunak nasional dan memperbaiki iklim HAKI di Indonesia.
DUKUNGAN TELKOM
Sementara itu GM Kandatel Medan R. Umam Aly dalam sambutannya mengatakan Telkom akan memberikan dukungan yang penuh terhadap upaya-upaya pengembangan ICT di Sumatra. Kehadiran IGOS dalam pengembangan open source software (OSS) sejak dari awal sudah memberikan dukungan. Kata Umam, sebahagian dari fasilsitas Speedy Learning Center telah diserahkan kepada komunitas IGOS untuk digunakan dalam kegiatannya.
Speedy Learning Center yang digunakan sebagai lokasi pelatihan adalah pusat pengembangan ICT di daerah ini. Berbagai komunitas dilatih di SLC untuk paham dan mengerti internet.
sumber intranet datel
Gubernur Sumatera Utara Syamsul Arifin yang diwakili oleh Drs. Djaramen Purba MAP, Kabid Informasi Komunikasi dan Kemasyarakatan (IKK) membukan secara resmi pelatihan yang dikkuti oleh 40 SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah). Djaramen menjelaskan, bahwa in house training ini diharapkan akan dapat meningkatkan kompetensi pegawai negeri sipil (PNS) dalam memberikan pelayanan terbaik. Djaramen mengatakan, saat ini birokrasi sedang menghadapi persoalan yang serius, yakni masalah kepercayaan publik.
Djaramen meminta kepada semua peserta untuk mengikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh karena penggunaan OSS akan dilakukan secara besar-besaran, selain untuk mengatasi pembajakan software juga mengurangi cost (belanja) software yang cukup besar.
Sementara itu Direktur Jendral Aplikasi Telematika (Depkominfo) Cahyana Ahmadjayadi yang dwakili oleh Kasi Program Perangkat Lunak M.Neil Elhimam mengatakan, untuk mendorong kreativitas dan mengembangkan kapasitas nasional dibidang industri perangkat lunak, pemerintah telah melakukan Deklarasi Bersama tentang Indonesia Go Open Source ! (IGOS). IGOS merupakan inisiatif pemerintah dalam rangka memperkuat potensi telematika nasional dan pemanfaatam perkembangan teknologi informasi global yang cepat melalui pengembangam dan pemanfaatan Open Source Software (OSS).
Cahyana mengatakan, dengan memanfaatkan OSS kita berharap dapat menurunkan ketergantungan nasional terhadap perangkat lunak propriestary, menghemat pengeluaram negara dalam pengadaan perangkat lunak, mendorong perkembangan industri perangkat lunak nasional dan memperbaiki iklim HAKI di Indonesia.
DUKUNGAN TELKOM
Sementara itu GM Kandatel Medan R. Umam Aly dalam sambutannya mengatakan Telkom akan memberikan dukungan yang penuh terhadap upaya-upaya pengembangan ICT di Sumatra. Kehadiran IGOS dalam pengembangan open source software (OSS) sejak dari awal sudah memberikan dukungan. Kata Umam, sebahagian dari fasilsitas Speedy Learning Center telah diserahkan kepada komunitas IGOS untuk digunakan dalam kegiatannya.
Speedy Learning Center yang digunakan sebagai lokasi pelatihan adalah pusat pengembangan ICT di daerah ini. Berbagai komunitas dilatih di SLC untuk paham dan mengerti internet.
sumber intranet datel
Syaiful Hadi - Medan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar