
Ketergantungan menggunakan piranti lunak proprietary termasuk tidak menjalankan efisiensi mengingat piranti lunak open source, dari namanya saja sudah terbuka maka pasti tidak komersil dan masih bisa terus diupgrage dengan kreasi sesuai kebutuhan dan tetap legal.
Berangkat dari hal itulah Dirjen Aplikasi Telematika Departemen Komunikasi dan Informatika melakukan IHT terhadap aparat pemerintahan di lingkungan Pemprov-SU yang diadakan di Speedy Learning Centre M Six milik PT. Telkom. IHT ini berlangsung atas jalinan kerjasama Dirjen Aplikasi Telematika Departemen Komunikasi dan Informatika, Badan Informasi dan Komunikasi Pemprov-SU dengan PT. Telkom.
Kegiatan yang berlangsung dalam dua hari pada pembukaan hari kedua dihadiri oleh EGM Telkom DIVRE 1 Sumatera Muhammad Awaluddin dan secara resmi membuka pelatihan open sources software serta turut hadir Project Manager Officer Detiknas, Gerry Firmansyah dari Dewan Tehnologi Informasi Nasional (Detiknas) yang merupakan organisasi yang dibentuk presiden pada Nopember tahun 2006 dibawah ketua harian Menkominfo. Dewan ini mengurus semua yang mengenai tehnologi informasi nasional.
Sementara itu EGM Divre 1 Sumatra, Muhammad Awaluddin mengatakan Telkom Sumatra dari Aceh sampai Lampung dengan jumlah pegawai 2700 orang dan 70 % sudah menggunakan open sources. Salah satu keinginan penggunaan open sources Telkom bisa berhemat sampai miliaran rupiah. Open sources secara hukum legal untuk semua pengguna open sources dan kelebihannya tidak membayar licency dan menggunakan secara gratis.
Awaluddin juga menyatakan menyambut sangat positif pelatihan open sources software untuk kalangan Pemprovsu dan Telkom sangat mendukung untuk pengembangan ICT di Sumatra. Kehadiran IGOS dalam pengembangan open sources software (OSS) sudah memberikan dukungan. Speedy Learning Center (SLC) dipersiapkan untuk komunitas dan mendapat pelatihan agar paham tehnologi dalam menyongsong era ICT.
Awaluddin juga menyatakan menyambut sangat positif pelatihan open sources software untuk kalangan Pemprovsu dan Telkom sangat mendukung untuk pengembangan ICT di Sumatra. Kehadiran IGOS dalam pengembangan open sources software (OSS) sudah memberikan dukungan. Speedy Learning Center (SLC) dipersiapkan untuk komunitas dan mendapat pelatihan agar paham tehnologi dalam menyongsong era ICT.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar